
Sungguh tragis niat pemerintah untuk membantu keluarga miskin di Indonesia dengan cara pemberian Bantusn Langsung Tunai(BLT) malah berujung ricuh bahkan dibeberapa daerah hingga berujung maut. Kejadian ini berawal dari keinginan pemerintah yang ingin memberikan bantuan secara langsung dan tunai, hal tersebut menyebabkan histeria masyarakat yang sangat berantusias untuk menerima bantuan, sehingga masysrakat berbondong-bondong untuk mangabil bantuan tersebut secara langsung ke kantor pos terdekat.
Masyarakat yang menerima BLT mayoritas adalah warga yang berusia lanjut yang kurang mampu, hal ini lah yang menyebabkan sulitnya memberi pengertian untuk tertib dalam antrian, karena sebagian besar warga tidak sabar dalam menunggu antrian, kemudian suasana menjadi ricuh dan tidak terkontrol, banyak orang-orang tua yang terjatuh,pingsan, bahkan meninggal. Factor lain yang menjadi salah satu penyebab timbulnya korban berjatuhan dalam penerimaan BLT karena pengambilan Bantuan Langsung Tunai tersebut tidak bias diwakilkan, jadi orang-orang yang berusia lanjut terpaksa untuk mengantri sendiri dalam waktu yang panjang karena banyaknya masyarakat yang menerima.
Maka sudah selayaknya pemerintah melakukan instropeksi agar pemberian BLT selanjutnya dapat berjalan dengan lancar sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Mungkin system penyaluran BLT bias dirubah, misalnya pengalihan penyakuran BLT pada tiap-tiap desa, tidak dikantor pos yang kebanyakan satu kecamatan hanya ada satu kantor pos, sehingga sangat berdesak-desakan.
Created By: Rifal Ernandi Nugroho
Minggu, 11 April 2010
PEMBAGIAN BLT BERUJUNG MAUT
Diposting oleh irnandi rival di 04.17 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)